29 Juli 2018

Masjid Kampus UNIMUDA Sorong Gelar Shalat Gerhana

Khotbah Shalat Gerhana oleh Ust. Ambotang, Lc.

SORONG | Puluhan jamaah masjid Salman Alfarisi Kampus Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong mengikuti shalat gerhana pada hari Sabtu (28/7/2018) pukul 05.15 WIT ba’da Shalat Subuh.

Bertindak selaku Imam Sholat Ust. Basrum Kelkulat Rumatiga, Khotib Ust. Ambotang Lc., (Dosen Ma’had Bilal Bin Rabbah Unimuda Sorong. Ketua pelaksana sekaligus penanggung jawab kegiatan, Budi Santoso, M.Pd. menyampaikan, shalat kali ini diikuti kurang dari 100 jamaah.

“Jumlah tersebut memang lebih sedikit dari shalat Khusuf sebelumnya yang pernah dilaksanakan di Masjid kampus ini, jumlahnya bisa mencapai ratusan, ” katanya.

Kendati begitu, Budi mengaku bersyukur seluruh proses shalat gerhana bisa berjalan aman dan lancar.

“Alhamdulillah berjalan dengan aman dan lancar dan kita juga melakukan sholat dengan khusu dan hitmat” jelasnya.

Sementara itu, Khotib shalat gerhana, Ust. Ambotang, Lc., dalam khutbahnya menyampaikan bahwa gerhana bulan tidak berkaitan dengan kematian dan kelahiran seseorang. Gerhana terjadi karena kekuasaan Allah SWT.

Rasul menyampaikan hal ini sebagai koreksi atas keyakinan masyarakat arab pra-Islam yang memahami gerhana sebagai tanda dari kematian dan kelahiran, ” tuturnya.

“Kebetulan ketika terjadi gerhana saat itu, anak Rasulullah, Ibrahim meninggal dunia. Ibrahim putra Rasulullah dari Marya Qibtiyyah. Dengan adanya khutbah tersebut, Rasul ingin menegaskan bahwa gerhana tidak ada kaitannya dengan kematian putranya atau siapa saja, ” tambahnya.

Lanjutnya, ketika terjadi gerhana, kita dianjurkan untuk shalat dan memperbanyak sedekah. Anjuran ini sebagaimana disebutkan secara jelas dalam hadits yang berbunyi Sesungguhnya matahari dan bulan adalah bagian dari kekuasaan Allah.

Gerhana bulan atau matahari terjadi bukan karena kematian atau kelahiran seseorang. Apabila kalian melihat gerhana, takbirlah, berdoalah kepada Allah, kerjakan shalat dan bersedekalah wahai umat, ” pungkasnya.

Fenomona Gerhana bulan total terlama abad ini terjadi pada hari sabtu, 28 juli 2018 mulai pukul 05:00 dan berakhir pukul 07:00 WIT. Fase total-berakhir adalah tahap bulan sudah meninggalkan fase puncak dan bulan mulai meninggalkan umbra bumi. [ds].

UNIMUDA Sorong