24 April 2019

Hadapi Tantangan Kondisi Ekstrim di Alam, BMKG Gandeng UNIMUDA Sorong

Foto Rektor UNIMUDA Sorong bersama BMKG Pusat

Jakarta | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menjalin kerjasama dengan Universitas Pendidikan  Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dalam menghadapi peningkatan tantangan kondisi ekstrim yang terjadi di alam, kerjasama ini juga merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani BMKG dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah beberapa waktu yang lalu.

Nota Kesepahaman ini merupakan wujud upaya BMKG dalam melakukan lompatan untuk meningkatkan pemahaman & kesadaran masyarakat di Indonesia tentang pentingnya informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika (MKG) terutama dalam rangka mengurangi risiko bencana yg dapat terjadi sewaktu-waktu.

Bertempat di Mercure Convention Centre Ancol – Jakarta Utara, Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si., resmi menandatangani MoU kerjasama bersama Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Pusat, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D.,  yang dilanjutkan dengan Rakornas BMKG 2019 pada tanggal 23 April 2019.

Rektor UNIMUDA Sorong, sangat mengapresiasi kerjasama ini, pasalnya bahwa Lembaga sekelas BMKG merupakan salah satu Lembaga penyelamat kemanusian yang sangat seksi.

MoU ini sangat bergengsi, karena BMKG ini merupakan Lembaga yang sangat seksi, apalagi akhir-akhir ini tercatat bahwa peningkatan bencana di negara kita begitu tinggi, sehingga aktivitas BMKG juga sangat meningkat. Alhamdulillah UNIMUDA Sorong bisa ikut berperan dalam rangka mendukung untuk mengatasi tantangan Kondisi-kondisi ekstrim yang terjadi di negara kita dan apalagi UNIMDUA Sorong dalam hal ini disejajarkan dengan Lembaga-lembaga yang sudah mempunyai branding yang sangat bagus di Indonesia”.Kata Rektor UNIMUDA melalui saluran seluler.

Ditambahkan oleh Rektor UNIMUDA Sorong bahwa isi dari kerjasama ini nanti salah satunya adalah dalam bidang riset dan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk pelatihan-pelatihan tentang edukasi peringatan dini terhadap bencana, dan semua kegiatan tersebut secara otomatis bisa mendukung peringkat akreditasi baik tingkat program studi maupun institusi. [ds].