16 Juli 2019

40 Pimpinan PTM se-Indonesia Ikuti LT-4

Ketua PP Muhammadiyah bersama para peserta LT-4 tahun 2019

Yogyakarta | Perguruan Tinggi Muhammadiyah atau yang sering disingkat dengan PTM merupakan bagian penting dari Persyarikatan Muhammadiyah. Kepemimpinan PTM harus sejalan dengan nilai- nilai dan kebijakan persyarikatan secara umum. Perysarikatan Muhammadiyah melalui Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) sejak tahun 2017 telah membuat program Leadership Training (LT) bagi seluruh Pimpian PTM di seluruh Indonesia yang menjabat di atas tahun 2017 secara bergiliran.

Wakil Rektor UNIMUDA Sorong, Doni Sudibyo, M.Pd., yang terpilih menjadi peserta LT pada tahun 2019 ini kepada UNIMUDA News menyampaikan bahwa LT ke-4 tahun 2019 diselenggarakan di The Jayakarta Hotel - Yogyakarta selama satu minggu, terhitung sejak 15 hingga 21 Juli 2019, diikuti sebanyak 40 pimpinan PTM dari 60 peserta yang mengikuti seleksi.

Leaderhsip Training ke-4 ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Haeder Nashir, M.Si., Senin malam (15/7/2019) kemarin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemimpin Perguruan Tinggi Muhammadiyah harus mampu menerima sebuah perubahan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan aspresiasi kepada Majelis Diktilitbang yang sudah berinisasi untuk menyelenggarakan kegiatan ini, karena hal ini menjadi penting ketika PTM harus dihadapkan dengan problematika persaingan global yang sudah sedang berlangsung saat ini dan sehingga dengan kegiatan ini nantinya para Pimpinan PTM ini mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar persyarikatan serta mampu membangun sinergi dengan berbagai elemen dalam Muhammadiyah dalam pengembangan PTM” tutur Haedar Nashir.

Sementara itu Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Lin Colin Asyad, Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemimpin itu bukan sebuah keturunan sejak lahir, melainkan pemimpin itu harus diasah dan juga dipelajari, sehingga hal ini LT ini merupakan salah satu cara untuk memberikan pelatihan, penguatan serta pemahaman tentang apa itu pemimpin sebuah sebuah perguruan tinggi.

Menurut Wakil Rektor, bahwa secara umum pelatihan ini didesain dalam bentuk participant centered learning, sehingga fungsi pemateri atau narasumber diarahkan sebagai fasilitator. Materi diskusi dalam bentuk focus group discussion (FGD) merupakan aktivitas utama. Diskusi dengan melibatkan narasumber pimpinan PTM baik yang sudah purna maupun yang masih aktif menjadi salah satu materi penting, dan salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si., sebagai Pimpinan PTM yang mempunyai strategi dahsyat sehingga mampu membawa perubahan Perguraun Tinggi Muhammadiyah di Kawasan timur dengan cara cepat. [ds].