26 Juli 2019

Manfaatkan Hasil Penelitian, UNIMUDA Bentuk Sentra HKI

pembukaan Pelatihan Pemanfaatn Hasil Penelitian

SORONG | Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) UNIMUDA menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang diberi hibah dari Dirjen Kekayaan Intelektua Kemenristekdikti bersama 35 Perguruan Tinggi lainnya diseluruh Indonesia.

Selanjutnya dalam rangka untuk melindungi hasil karya ataupun ciptaan dosen Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, dibutuhkan usaha melalui mekanisme yang tepat, sehingga hasil karya tersebut dapat dimanfaatkan semua pihak namun tidak diklaim sepihak maka UNIMUDA Sorong telah mendirikan Sentra Kekayaan Intelektual di bawah LP3M-UNIMUDA Sorong.

Kepala Sentra Kekayaan Intelektual UNIMUDA Sorong, Fathurrahman, M.Pd., mengatakan keberadaan kelembagaan Kekayaan Intelektual yang baru dibentuk UNIMUDA merupakan terobosan agar hasil karya yang dimiliki dosen dapat dipatenkan kepemilikannya sehingga tidak mudah diakui sepihak oleh orang lain, dan mulai tahun 2019 telah mematenkan 5 karya Hak Paten, dan 30 hak cipta, dimana kedepan ditargetkan 5 hak paten dan 50 hak cipta tiap tahunnya.

Pengakuan dan perlindungan secara kelembagaan hak kekayaan Intelektual oleh perguruan tinggi begitu penting, dan ini yang mendorong UNIMUDA melakukan upaya untuk melindungi Hak Kekayaan Intelektual, kedepan semua dosen diminta untuk membuat penelitian dan dapat diajukan hingga mendapat hak paten” kata jelas Fathur.

Sementara itu Wakil Rektor UNIMUDA Sorong, Doni Sudibyo, M.Pd., saat membuka pelatihan Pemanfaatan Hasil Penelitian di Ruang LP3M UNIMUDA Sorong (Rabu, 24/7/19) mengatakan bahwa UNIMUDA akan menjadi leading dalam pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di kawasqan Timur Indonesia.

ini peluang yang bagus untuk segera dikembangkan, karena Lembaga seperti ini masih sangat langka, apalagi untuk di Kawasan timur, sehingga diharapkan UNIMUDA Sorong akan menjadi Leading di Kawasan Timur Indonesia”. Ungkap Doni.

Untuk mengarahkan keberadaan Sentra Kekayaan Intelektual, dilakukan pelatihan pemanfaatan hasil penelitian dan PPM berpotensi paten, dengan menghadirkan narasumber Dr. Kintokodari dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta yang juga sekaligus Ketua Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Indonesia (AKSI). [ds].

 

Lp3m-unimudasorong