20 Oktober 2019

3 Mahasiswa UNIMUDA Wakili Papua Barat pada Festival Pemuda Indonesia 2019

3 mahasiswa bersama Ketua Panitia Festival Pemuda Indonesia 2019 di Semarang

SEMARANG | Sebanyak enam mahasiswa perwakilan dari provinsi Papua Barat 3 diantaranya adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Muhammadiyah (NIMUDA) Sorong yang masuk sebagai peserta pada ajang Festival Pemuda Indonesia 2019 di Semarang, Jawa Tengah.

Festival Pemuda Indonesia tahun 2019 yang diselenggarakan sejak tanggal 13-18 Oktober 2019 tersebut diikuti 11.000 pemuda Indonesia dari 34 provinsi dan 340 diantaranya adalah mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia, dari 340 mahasiswa tersebut juga ada 3 mahasiswa UNIMUDA Sorong yang masuk sebagai delegasi dari provinsi Papua Barat, yaitu Luluk Rizki Asmariah,  Mustakim, dan Muhammad Luthfi Dzulfikar yang kesemuanya mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIMUDA Sorong.

Menurut salah satu delegasi UNIMUDA, Mustakim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dibuka secara umum sejak awal 2019 kemarin yaitu dengan berbagai tahapan seleksi diantaranya adalah dengan membuat essay.

sebenarnya informasi tentang festival ini telah dibuka sejak awal 2019 lalu, dan para peserta yang ikutpun juga melalui tes seleksi, diantaranya itu seperti membuat essay” jelas Mustakim.

Mustakim juga menambahkan bahwa dirinya merasa sangat beruntung bisa lolos dan ikut perpartisipasi dalam kegiatan tersebut, karena dalam ajang tersebut dirinya bersama rekan lainya bisa melihat serta memahami  bagaimana belajar berfikir untuk menyelesaikan sebuah masalah atau tantangan.

dalam prespektif saya, dalam kegiatan ini kita dapat melihat tolak ukur untuk memahami dan belajar pemikiran bagaimana cara menyelesaikan masalah dari berbagai bidang mulai dari pendidikan, lingkungan, budaya, politik sampai membahas industri 4.0 yang kesemuanya untuk kemajuan di tiap-tiap daerahnya tentunya dengan kearifan lokal dari masing-masing daerah”. Ungkap Takim.

Kegiatan yang bermuatan pendididikan ini secara umum bertujuan untuk menyatukan presepsi dalam memajukan bangsa Indonesia yang lebih baik serta untuk untuk merajut persatuan dalam perbedaan. [ds]