Anggota DPR RI Faujia Helga Br. Tampubolon Pusatkan Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di UNIMUDA Sorong 👁️️ 901
UNIMUDANews | Anggota DPR RI, Faujia Helga Br. Tampubolon, menyampaikan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Gedung Pascasarjana Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Convention Centre pada tanggal (25/11/2024). Acara yang berlangsung pada Senin ini dihadiri ratusan peserta, termasuk mahasiswa, dan dosen.

Tak hanya itu, rektor UNIMUDA Sorong Dr. Rustamadji, M.Si. yang hadir pada saat itu juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas diselenggaranya kegiatan sosialisasi ini mengatakan, “Hari ini kita bersyukur sejak beliau dilantik pada bulan Oktober, kegiatan yang pertama kali di kampus adalah di kampus UNIMUDA Sorong. Ini merupakan penghargaan beliau selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, saya berterimaksih Bu Faujia anggota DPR RI yang sudah berkenan menjadikan kampus UNIMUDA menjadi tempat kegiatan sosialisasi pertama kali dan semoga kegiatan ini bermanfaat bagi mahasiswa kami disini”. Tegasnya.
Empat pilar kebangsaan yang disosialisasikan mencakup Pancasila sebagai dasar ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Dalam paparannya, Faujia menekankan pentingnya pemahaman dan implementasi nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah dinamika keberagaman bangsa.
"Adik-adik saya bangga sekali kita bisa bertemu sama-sama mengingat antusias kalian disini dalam acara ini. Pancasila bukan hanya sebuah ideologi, tetapi juga pedoman moral dan etika yang harus dipegang teguh oleh seluruh rakyat Indonesia, saya rasa bangunan 4 pilar dan ada satu yang patah tidak akan bisa berdiri banyak sekali bagian-bagian yang harus dipahami" ujar Faujia. Ia menambahkan, menghormati sesama menjadi hal yang harus diterapkan dalam kehidupan, pemahaman yang mendalam terhadap UUD 1945 serta penguatan semangat kebhinekaan menjadi kunci dalam menjaga keutuhan NKRI.
Selama sesi tanya jawab, mahasiswa menyoroti tantangan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di era globalisasi. Menanggapi hal ini, Faujia mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan dengan menjunjung nilai persatuan dan toleransi.
"Peran generasi muda sangat strategis. Kalian adalah ujung tombak bangsa yang harus terus menghidupkan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap tindakan," tegasnya.
Acara ini ditutup dengan pembacaan deklarasi komitmen bersama oleh seluruh peserta untuk menjaga nilai-nilai empat pilar kebangsaan, diikuti dengan sesi foto bersama. Faujia berharap sosialisasi ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesadaran nasionalisme di kalangan generasi muda. (SHF)