Momentum Wisuda, UNIMUDA Sorong Anugerahkan Penghargaan kepada Kepala Suku Moi (Frans Usili) 👁️️ 15

By Nursalim Rabu, 01 Juli 2026 | 17:00 pm Berita

Momentum Wisuda, UNIMUDA Sorong Anugerahkan Penghargaan kepada Kepala Suku Moi (Frans Usili)

UNIMUDANews – Momen Wisuda Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan para lulusan, tetapi juga menjadi ajang penghormatan kepada tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan kampus. Pada prosesi wisuda yang berlangsung khidmat, UNIMUDA Sorong menganugerahkan UNIMUDA Awards kepada Kepala Suku Moi, Frans Usili, sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan dukungannya dalam penyediaan lahan pembangunan Kampus UNIMUDA Sorong.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si., di hadapan para wisudawan, orang tua, tamu undangan, serta sivitas akademika. Penyerahan penghargaan menjadi salah satu momen istimewa dalam rangkaian wisuda yang sarat makna dan mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUDA Sorong menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sebuah perguruan tinggi tidak terlepas dari peran berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh masyarakat yang selama ini bekerja tanpa banyak sorotan.

"Ada bintang yang sering dilupakan, padahal jasanya sangat luar biasa. Banyak orang menikmati hasil pembangunan, tetapi belum tentu mengetahui siapa yang telah memberikan kontribusi besar di baliknya," ujar Dr. Rustamadji.

Menurutnya, Frans Usili memiliki peran penting dalam proses penyediaan lahan di Kabupaten Sorong, khususnya di wilayah Aimas. Lahan yang kini menjadi bagian dari kawasan Kampus UNIMUDA Sorong merupakan bagian dari sejarah panjang dukungan masyarakat adat Moi terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Tanah Papua.

"Beliau adalah tokoh yang memiliki jasa besar dalam penyediaan lahan di Kabupaten Sorong, khususnya di Aimas, termasuk lahan yang saat ini digunakan untuk pembangunan UNIMUDA Sorong. Karena itu, sudah sepantasnya jasa beliau dikenang dan diberikan penghargaan," ungkapnya.

Rektor juga menjelaskan bahwa pengabdian tersebut merupakan warisan perjuangan keluarga yang kini diteruskan oleh Frans Usili sebagai Kepala Suku Moi. Nilai-nilai kepedulian terhadap kemajuan masyarakat, khususnya melalui pembangunan sektor pendidikan, terus diwariskan dari generasi ke generasi.

"Dulu jasa besar ini dilakukan oleh orang tua beliau, dan sekarang dilanjutkan oleh anaknya, yaitu Bapak Frans Usili. Ini menunjukkan bagaimana nilai pengabdian kepada masyarakat terus diwariskan dari generasi ke generasi," tambahnya.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi tersebut, UNIMUDA Sorong secara resmi menganugerahkan UNIMUDA Awards: Penghargaan atas Jasa dan Dukungan Penyediaan Lahan Pembangunan UNIMUDA Sorong kepada Frans Usili. Prosesi penyerahan penghargaan disambut dengan tepuk tangan meriah dari para wisudawan, keluarga, serta seluruh tamu undangan yang memenuhi ruang wisuda.

Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut. Kehadiran Frans Usili menjadi simbol kuat bahwa kemajuan sebuah institusi pendidikan tidak dapat dipisahkan dari dukungan masyarakat adat yang telah memberikan ruang bagi tumbuh dan berkembangnya pendidikan di Tanah Papua.

Melalui pemberian UNIMUDA Awards ini, UNIMUDA Sorong kembali menegaskan komitmennya untuk menghargai jasa para tokoh masyarakat dan pemangku adat yang telah berkontribusi terhadap pembangunan kampus dan kemajuan pendidikan. Momentum wisuda pun menjadi lebih bermakna karena tidak hanya merayakan keberhasilan para lulusan, tetapi juga menjadi ruang penghormatan bagi sosok-sosok yang telah meletakkan fondasi penting bagi perjalanan panjang UNIMUDA Sorong.

(RCH/SHF)

By Nursalim Rabu, 01 Juli 2026 | 17:00 pm

Artikel Terbaru