Seminar Nasional : Kolaborasi UNIMUDA Sorong, IPDN, dan MIPI Bahas Transformasi Pembangunan Papua Barat Daya bersama Gubernur PBD 👁️️ 157

By Nursalim Kamis, 18 April 2024 | 11:46 am Berita

Seminar Nasional : Kolaborasi UNIMUDA Sorong, IPDN, dan MIPI Bahas Transformasi Pembangunan Papua Barat Daya bersama Gubernur PBD

UNIMUDA News | Pada hari Rabu, 17 April 2024, Gedung UCC Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong menjadi saksi atas perhelatan Seminar Nasional bertema "Transformasi Percepatan Pembangunan Provinsi Papua Barat Daya". Acara ini merupakan kolaborasi yang erat antara UNIMUDA Sorong, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Papua Barat Daya.

Sambutan yang penuh semangat dari Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si, menyoroti pentingnya visi dan mimpi-mimpi indah dalam merancang masa depan yang lebih baik. Dalam kata sambutannya, Dr. Rustamadji mengungkapkan inspirasi yang diterimanya dari Gubernur Papua Barat Daya, yang mengajarkan tentang pentingnya memiliki visi yang kuat untuk membangun daerah. Beliau berbagi pengalaman tentang bagaimana gambaran masa depan yang telah direncanakan, termasuk pembangunan rumah sakit, hotel, dan fasilitas lainnya, yang kini menjadi kenyataan berkat visi yang diwujudkan.

"Alhamdulillah kampus ini juga banyak hal yang tidak realistis karena saya yakin kalau kita hanya melakukan hal-hal yang realistis berarti kita masuk ke kelompok orang yang biasa-biasa saja. Tetapi kalau orang lain tidak bisa baru kita bisa menjadi luar biasa.” Ucap Rektor UNIMUDA Sorong

 

Sementara itu, Pejabat Gubernur Papua Barat Daya, dalam sambutannya menekankan urgensi transformasi dalam percepatan pembangunan daerah. Beliau menyampaikan bahwa perubahan yang luar biasa harus menjadi fokus utama, dan menciptakan mimpi-mimpi indah untuk mencapai kemajuan yang lebih baik. Dalam konteks pemekaran wilayah, Pejabat Gubernur menegaskan perlunya evaluasi terhadap dampak pemekaran terhadap peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik yang lebih baik.

Beliau juga menggarisbawahi urgensi strategi, sistem, dan kultur dalam merespons tantangan pembangunan. Ia menyoroti perlunya perubahan orientasi dan partisipasi aktif masyarakat serta mahasiswa dalam membangun daerah. Serta menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan Papua Barat Daya.

Jangan pernah merasa rendah, Tuhan tidak menciptakan manusia dalam ketidakmampuan, Tuhan ciptakan kita itu semua mampu. Kalau hari ini kita tidak mampu, itu bukan karena Tuhan karena diri kita sendiri. Tidak ada yang namanya bodoh, yang ada itu hanya yang sudah belajar dan belum belajar. Jadi  yang dia sudah tahu berarti dia sudah belajar, yang belum tau berarti belum belajar. Di mata Tuhan tidak ada manusia bodoh, jadi jangan kita merendahkan diri kita sendiri kita akui kita bodoh kita merendahkan diri kita sendiri dan kita menantang kodratnya Tuhan kodrat Allah SWT. Tidak ada yang bodoh tidak ada yang tidak mampu, kita semua ini mampu kita semua ini pintar jadi jangan merasa bodoh.” Tutup PJ Gubernur Papua Barat Daya

Acara ini juga menjadi wadah bagi narasumber-narasumber terkemuka, antara lain Prof. Dr. Djoehermansyah Djohan, M.A., Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si., Dr. Prio Teguh, S.H., M.Si., dan Dr. Rustamadji, M.Si., untuk berbagi wawasan dan pengalaman mereka dalam upaya meningkatkan pembangunan di Papua Barat Daya.

Dengan penuh harapan dan semangat, Seminar Nasional ini secara resmi dibuka oleh Pejabat Gubernur Papua Barat Daya dengan memukul tiga kali mikrofon, sebagai simbol keberlangsungan dan kesuksesan acara ini. Harapan besar tersemat pada kesinambungan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan visi transformasi pembangunan Papua Barat Daya menuju masa depan yang lebih baik dan sejahtera. Acara ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan dan berkah bagi pembangunan Papua Barat Daya. (UMF)

 

 

By Nursalim Kamis, 18 April 2024 | 11:46 am

Tulis Komentar Anda