Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, UNIMUDA Teken SPK bersama APTISI Pusat 👁️️ 461

By Operator Website Sabtu, 11 Januari 2020 | 06:59 am Berita

Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, UNIMUDA Teken SPK bersama APTISI Pusat

MANOKWARI | Upaya peningkatkan mutu luaran perguruan tinggi terus dilakukan oleh Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, yaitu dengan cara terus menggandeng instansi atau Lembaga-lembaga yang konsen dalam peningkatan mutu tri dharma perguruan tinggi.

Kemarin (10/1/2020) bertempat di ibu kota provinsi Papua Barat, Wakil Rektor UNIMUDA Sorong, Doni Sudibyo, M.Pd., melakukan teken (tanda tangan) Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) bersama Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pusat, Prof. Dr. Ir. M. Budi Djatmiko tentang pelaksanaan program mutu Pendidikan.

Disampaikan oleh Wakil Rektor kepada UNIMUDA News, bahwa teken SPK tersebut merupakan bentuk kongkrit dari kerjasama yang telah melakukan berama APTISI Pusat dan juga daerah.

"tanda tangan SPK ini merupakan bentuk yang lebih kongkrit dan juga operasional setelah melakukan kami melakukan MoU, dan SPK ini terkait dengan peningkatan Mutu Luaran Pendidikan, yaitu Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi dan juga seminar-seminar baik itu berskala nasional maupun Internasional". Jelas Doni.

""

Sementara itu, Ketua APTISI Pusat, Prof. Dr. Ir. M. Budi Djatmiko menyampaikan bahwa, penandatangan ini sangat penting sebagai jawaban akuntabilitas sekaligus sebagai penguat APTISI melakukan berbagai kegiatan secara riil, sehingga tidak berhenti hanya sampai MoU tetapi segera berwujud menjadi MoA dan juga SPK untuk eksennya.

"ya tanda tangan SPK ini merupakan lanjutan daripada MoU yang telah dilakukan, dan kegiatan ini tentunya sudah dirancang dan dari ini kita akan segera merealisasikan." Tegas Prof. Budi

Penanda tanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) dilaksanakan selepas Musyda II APTISI Wilayah XIV-B Papua Barat dan dilanjutkan seminar nasional yang diikuti oleh seluruh pimpinan Perguruan tinggi swasta di provinsi Papua barat selama 2 hari, dan dibuka secara resmi oleh Sekda Provinsi Papua Barat . [ds].

By Operator Website Sabtu, 11 Januari 2020 | 06:59 am