UNIMUDA Sorong Utus 6 Orang Dosen PTI Ikuti Sertifikasi Profesi di Bekasi 👁️️ 249

By Kadex Nugrah Dwi Purwani Jumat, 17 September 2021 | 12:52 pm Berita

UNIMUDA Sorong Utus 6 Orang Dosen PTI Ikuti Sertifikasi Profesi di Bekasi

UNIMUDANews | Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong turut ikut andil dalam kegiatan kampus merdeka dengan program peningkatan kompetensi terhadap Dosen Pendidikan Teknologi Informasi (PTI). Para tenaga pengajar dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) UNIMUDA Sorong mengikuti sertifikasi profesi guna meningkatkan ilmu yang telah dimiliki dan mendalami beberapa bidang yang ada di lingkup PTI. 

Pada kegiatan ini, terdapat 6 orang dosen PTI UNIMUDA Sorong yang turut serta dalam program tersebut. Mereka adalah Muh. Ihsan, M.Pd., Firman, M.Pd., Indri Anugrah Ramadhani, M.Pd., Matahari, M.Kom., Muh. Ali Kasri, M.Pd., dan Novita Wulandari, M.Pd.. Pada sertifikasi profesi kali ini terdapat dua bidang keahlian yang dilaksanakan, dimana 3 dosen diantaranya tergabung dalam bidang keahlian networking dan 3 dosen lainnya tergabung dalam bidang keahlian programming.

Firman, M.Pd. Selaku dosen yang turut serta dalam kegiatan ini, mengatakan bahwa para dosen PTI mengikuti sertifikasi ini bukan untuk mendapatkan sertifikat kemudian melamar kerja.

“….kami mengambil sertifikasi ini untuk meng-upgrade ilmu kita lagi supaya lebih bertambah lagi. Apalagi kan kalau di bidang TI itu ilmunya sangat beda dengan ilmu-ilmu yang lain, dan ilmu yang ada di bidang TI itu tidak selalu sama terus. Makanya itu yang kami dalami adalah bagaimana cara meng-upgrade dan memperkaya ilmu kita”. Ucapnya.

Bekerja sama dengan Preinexus dan BNSP, kegiatan ujian sertifikasi ini dilaksanakan pada Jum’at, (10/09/2021) di SMK Negeri 3 Kota Bekasi. Sebelum melakukan ujian sertifikasi, selama 4 hari para dosen PTI mendapatkan pelatihan khusus terkait dengan bidangnya.

Dengan dilakukannya sertifikasi ini para dosen bisa lebih fokus untuk memperkaya ilmu serta dapat menyegarkan kembali ilmu yang telah dimiliki dan memiliki bukti nyata terkait kompetensi keahlian.

“….dengan adanya program ini kami berharap para dosen dapat mengimplementasikannya kepada para mahasiswa. Nah ini juga bisa dijadikan sebagai bekal bagi kami, karena dengan program sertifikasi ini kami memiliki bukti nyata berupa sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh BNSP. Program ini juga bukan untuk kepentingan pribadi saja, tetapi juga bisa menguntungkan universitas. Karena kan sertifikat ini juga bisa menjadi poin ketika melakukan akreditasi”. Sambungnya.

Dalam dunia industri saat ini, sertifikat keahlian kompetensi sangat dibutuhkan. Persaingan industri yang ketat menjadikan para aktivis harus memiliki kemampuan pada bidangnya dan bukti nyata resmi yang berupa sertifikat.

“….sekarang sertifikat keahlian ini sudah sangat diperlukan di dunia industri. Ibaratnya ini menjadi sebuah syarat kalau mau masuk kerja. Apalagi sekarang persaingan di industi dan sebagainya semakin ketat. Nah kalau ada sertifikat ini kan jadi mempermudah kita dan bisa dijadikan nilai jual bagi kita”. Tutupnya. (rsk)

By Kadex Nugrah Dwi Purwani Jumat, 17 September 2021 | 12:52 pm

Tulis Komentar Anda