Visitasi Pembukaan Prodi Baru - Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Dukung Penuh Pembukaan Program Studi PVTO, Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter UNIMUDA Sorong 👁️️ 1840
UNIMUDANews | Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses dan mutu pendidikan tinggi di Papua Barat Daya. Pada Rabu (19/6/2025), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV melakukan visitasi terhadap program studi strategis, yakni Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif Program Sarjana, Program Studi Kedokteran Program Sarjana, serta Program Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.
Kegiatan visitasi ini berlangsung di Gedung Rektorat UNIMUDA Sorong dan melibatkan tim visitasi dari LLDIKTI Wilayah XIV yang hadir untuk menilai kelayakan akademik, kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta keberlangsungan pengelolaan ketiga program studi tersebut.
Ketiga program ini diajukan sebagai bentuk respon UNIMUDA Sorong terhadap kebutuhan riil masyarakat Papua Barat Daya, khususnya dalam bidang layanan kesehatan dan pendidikan vokasi berbasis teknologi. Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif dirancang untuk melahirkan tenaga kerja terampil yang siap pakai di sektor industri otomotif yang terus berkembang di wilayah timur Indonesia. Sementara Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter hadir untuk menjawab kekurangan tenaga medis, khususnya dokter, di Papua dan wilayah sekitarnya.
Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si., menyampaikan bahwa pembukaan ketiga program studi ini merupakan bagian dari strategi institusional dalam mendukung visi besar pemerintah menciptakan sumber daya manusia unggul di kawasan timur Indonesia.
“Saya terinspirasi setahun yang lalu kita adakan studi banding ke beberapa perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi pendidikan vokasional teknologi otomotif dan hari ini alhamdulillah kita mendapat visitasi dari LLDIKTI. Saya yakin dan percaya bahwa program studi pendidikan vokasional teknologi otomotif dan program studi pendidikan kedokteran sekaligus pendidikan profesi dokter yang akan nanti akan menghasilkan lulusan itu berbeda pada saat mereka masuk,” ujar Rektor Rustamadji.
Dalam visitasi tersebut, tim LLDIKTI melakukan evaluasi dokumen akademik, berdiskusi dengan tim penyusun prodi, serta melakukan peninjauan langsung terhadap ruang kelas, laboratorium, fasilitas pendukung, dan rencana kolaborasi dengan dunia industri serta rumah sakit mitra.
Salah satu perwakilan tim visitasi dari LLDIKTI Wilayah XIV, Eko Yuni Susilo, M.M. menilai bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendampingan internal yang bersifat evaluatif sekaligus penguatan kelembagaan dalam pembukaan program studi baru di lingkungan UNIMUDA Sorong.
“Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami, insyaallah ini nanti mendapatkan presentence terbaik untuk kedepannya dan intinya untuk dua program ini kami mewakili bapak kepala tetapi inti dari tugas pokok kami tetap khususnya dari kelembagaan yang reprsentasi terkait dengan permohonan yayasan pendirian perguruan tinggi maupun perguruan tinggi membuka program studi baru dan ini adalah sebagai pengantar atau sharing internal yang sifatnya visitasi secara internal diantara kami LLDIKTI.” Ujarnya.
Kegiatan visitasi ditutup dengan sesi refleksi dan penyampaian catatan perbaikan serta rekomendasi yang akan ditindaklanjuti oleh UNIMUDA Sorong dalam waktu dekat. Apabila seluruh persyaratan terpenuhi, maka ketiga program studi tersebut diharapkan bisa segera memperoleh izin operasional dan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik mendatang.
Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil. juga turut hadir secara langsung dalam agenda visitasi tersebut, beliau juga berkesempatan melakukan wawancara satu per satu calon dosen yang akan menjadi tenaga pendidik untuk Program Studi Baru dimaksud.
UNIMUDA Sorong terus membuktikan dirinya sebagai salah satu kampus penggerak perubahan di kawasan timur Indonesia dengan semangat “kampus berdampak” yang menyentuh langsung kebutuhan dan harapan masyarakat Papua Barat Daya. (SHF)/Nsl.