Sorong — Program Studi Pendidikan IPA UNIMUDA Sorong secara resmi menandatangani Implementation Agreement dengan Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada 3 September 2024. Acara yang berlangsung di Meeting Room Rektorat UNIMUDA ini merupakan langkah awal dalam kolaborasi pengembangan Remote Physics Laboratory (R-PhyLab), sebuah laboratorium fisika jarak jauh yang diharapkan dapat mempermudah akses pembelajaran eksperimen fisika secara daring.
Penandatanganan tersebut diikuti dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan diseminasi hasil penelitian tentang R-PhyLab yang dipimpin oleh ketua tim peneliti dari UAD, Dr. Ishafit, M.Si. “R-PhyLab akan menjadi solusi inovatif dalam mengatasi keterbatasan akses laboratorium fisika, terutama di daerah yang infrastruktur pendidikannya masih terbatas,” ujar Dr. Ishafit dalam paparannya. Ia juga menambahkan bahwa laboratorium jarak jauh ini memungkinkan mahasiswa di berbagai wilayah untuk melakukan eksperimen fisika secara daring dengan fasilitas yang setara.

Lina Kumalasari, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan IPA UNIMUDA Sorong, menyatakan harapannya atas kerja sama ini. “Kami sangat mendukung inisiatif ini karena R-PhyLab akan menjadi inovasi yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa kami. Kolaborasi dengan UAD ini akan membuka peluang bagi kami untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, khususnya dalam bidang pendidikan sains,” ujarnya.
FGD yang diadakan setelah penandatanganan perjanjian turut melibatkan dosen-dosen UNIMUDA dan UAD, serta para mahasiswa. Diskusi tersebut fokus pada penerapan teknologi R-PhyLab di UNIMUDA dan bagaimana sistem ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan IPA. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung demonstrasi penggunaan R-PhyLab dan cara mengaksesnya melalui platform daring.
Dr. Ishafit menjelaskan bahwa R-PhyLab tidak hanya memudahkan akses pembelajaran praktikum fisika, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi riset antar perguruan tinggi. “R-PhyLab membuka peluang kolaborasi penelitian, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Kami berharap jejaring ini dapat memperkuat penelitian fisika di Indonesia,” jelas Dr. Ishafit.
Mahasiswa yang hadir menyambut baik ide pengembangan laboratorium jarak jauh ini. Salah seorang peserta, Asih Kasan menyatakan antusiasmenya, “R-PhyLab akan sangat membantu kami dalam melaksanakan praktikum, apalagi di daerah yang terbatas fasilitas laboratoriumnya. Ini akan sangat meningkatkan kualitas pembelajaran kami,” kata Asih.
Dengan adanya penandatanganan dan diseminasi ini, diharapkan kolaborasi antara UNIMUDA dan UAD dapat berlanjut pada proyek-proyek penelitian lainnya. Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sains dan memperluas akses laboratorium fisika ke seluruh Indonesia.