IPANews – Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh Mahasiswa adalah kemampuan dalam melakukan penelitian ataupun riset. Untuk mendorong kompetensi tersebut, Program Studi Pendidikan IPA mulai melatih sejak dini para mahasiswa sebagai peneliti melalui praktikum lapangan mata kuliah.
Pada Jum'at (22/07/2022), Program Studi Pendidikan IPA menyelenggarakan kuliah praktikum lapangan di BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Sorong. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda tahunan Program Studi Pendidikan IPA yang juga menjadi bagian bentuk kerja sama di bidang pendidikan antara UNIMUDA Sorong dan BMKG. Kegiatan ini juga merupakan bagain akhir dari 3 mata kuliah di prodi Pendidikan IPA yaitu Ilmu Kebumian dan Astronomi, Perencanaan Pembelajaran IPA, dan IPA Terapan.
Hadir sebagai perwakilan Program Studi Pendidikan IPA dalam kuliah lapangan ini adalah Lina Kumalasari, M.Pd. sebagai Kaprodi, Mustrika Irianti, M.Pd., sebagai Sekprodi, dan Yannika Nidiasari, M.Pd. sebagai Dosen Tetap Program Studi Pendidikan IPA. Selain itu terdapat 30 Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA yang ikut serta dalam kuliah praktikum lapangan ini.
Kegiatan dimulai dengan sosialisasi layanan informasi yang disediakan oleh BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Sorong. Mahasiswa diberikan bekal ilmu tentang bagaimana awal mula informasi gempa bumi dibuat, dan mitigasi bencana. Setelah itu, Mahasiswa dibagi menjadi 3 kelompok untuk melihat lebih dekat peralatan yang ada. Beberapa perlalatan tersebut seperti SEISCOMP 3 untuk memantau dan menganalisis akticitas gempabumi, WRS New Gen yang berfungsi untuk mendesiminasikan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami secara real time, dll.

Mahasiswa melihat lebih dekat peralatan yang ada di Stasiun Geofisika Kelas III Sorong
Kaprodi Pendidikan IPA, Lina Kumalasari, M.Pd. menyampaikan bahwa kuliah lapangan ini sebagai usaha peningkatan kompetensi kepada Mahasiswa, terutama tentang bagaimana penggunaan peralatan yang ada di BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Sorong ini bekerja. "Kami berharap mahasiswa memiliki kemampuan dalam melakukan analisis dan pengamatan di lapangan, serta memahami terapan dari Ilmu Pengetahuan Alam dalam kehidupan sehari-hari, ini penting karena nantinya akan berdampak pada kompetensi mahasiswa” tutur Lina.
Ia juga berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan baik bersama BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Sorong. “Harapan kami semoga kegiatan praktikum lapang ini dapat memberikan manfaat bagi semua dan kedepannya terjalin kerja sama yang baik dengan stasiun geofisika kelas 3 sorong, barangkali praktikum lapang seperti ini bisa menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya, atau berkolaborasi dalam kegiatan sosial, riset, webinar, dan sebagainya." kata Lina.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Sorong, Rully Oktavia Hermawan, M.Kom. sangat senang dengan kunjungan dari Mahasiswa UNIMUDA Sorong ini. “Pada prinsipnya kami sangat terbuka melakukan kerja sama dengan semua pihak, apalagi dengan berkunjung ke stasiun Geofisika kami, ini juga dapat kami jadikan ajang sosialisasi tentang berbagai layanan yang tersedia di stasiun kami” tegas Rully.
Debora Sara Arne, Mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan IPA yang mengikuti kegiatan ini mengaku dengan adanya kunjungan ini membuat semangat dan motivasi belajarnya bertambah. “Saya bisa jadi lebih paham tentang dunia di lapangan seperti apa, tentang bagaimana informasi gempa dibuat oleh BMKG, sehingga saya jadi semangat untuk lebih giat belajar lagi” kata Debora.

Foto bersama saat kuliah praktikum lapangan di Stasiun Geofisika Kelas III Sorong
Kegiatan kuliah praktikum lapangan ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Kaprodi Pendidikan IPA kepada tim BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Sorong. Program Studi Pendidikan IPA UNIMUDA Sorong sendiri telah menjalin hubungan kerja sama yang erat dengan BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Sorong. Beberapa kegiatan kerja sama telah dijalankan seperti seminar ilmiah, kuliah lapangan, dan pengajuan kerja sama hibah. (epr)